Rabu, 02 Desember 2015

Demokrasi

Diposting oleh Unknown di 03.32

DEMOKRASI

   Pengertian Demokrasi

Demos = Rakyat,

Kratos = Pemerintah
“Pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat”

Dua Peran Demos (Rakyat) dalam Demokrasi yang senyatanyasebagai proses politik;
Pertama :Agenda Setting: tahap menentukan masalah apa yang akan diputuskan 
Kedua : Deciding the outcome ; tahap pengambilan keputusan.

Apa Itu Demokrasi?
Bentuk pengambilan keputusan dimana setiap orang yang terlibat memiliki hak dan kemungkinan untuk berpartisipasi

àsetiap orang memiliki sedikit kekuasaanAturan demokrasi lebih berdasarkan pada pembagian kekuasaan dari pada ketundukan/kepatuhan.
Elemen kunci dalam Demokrasi.

1. Pemilihan Umum
2. Hak Azasi Manusia
3. Aturan Hukum
4. Pembagian Kekuasaan
5. Parlemen
6. Pemerintah dan Oposisi
7. plularisme dan kompetisi partai
8. kebebasan media
9. organisasi masyarakat sipil yang kuat
10. budaya politik yang demokratis
11. desentrasasi pemerintahan

1.      
BD06982_
Pemilihan Umum



Dalam demokrasi, semua kekuasaan berasal dari rakyat. Rakyat memilih suatu pemerintah untuk memerintah negara dalam jangka waktu tertentu. Pemilihan umum adalah ciri utama demokrasi.
Pemerintahan berdasarkan suara mayoritas bukan berarti kediktatoranmayoritas atas minoritas. Batasan-batasan pemerintahan mayoritas harus ditetapkan dan konsensus harus dicari. 

2.      Hak Azasi Manusia

HAM dan demokrasi didasarkan oleh ide fundamental yang sama, yaitu adanya martabat dan kesamaan dalam setiap individu.
Demokrasi dan HAM saling bergantung satu sama lain.  
bd07311_
Misal : Empat Macam Basic Human Rights
1. Kebebasan Mengeluarkan Pendapat
2. Kebebasan Pers
3. Kebebasan berkumpul
4. Kebebasan Beragama


3.      Aturan Hukum / Negara Konstitusional Persamaan Di Depan Hukum(Rule of Law)

Semua kekuasaan dan otoritas negara didasarkan pada hukum. Bahkan kedaulatan rakyat juga dibatasi dalam konstitusi. Hukum adalah aturan yang  disepakati bersama yang mengikat  semua orang.  Hukum menjamin kebebasan dan memberikan jaminan keamanan bagi semua orang. Setiap orang sama di depan mata hukum. Hukum melindungi dari kesewenang-wenangan dan membawa keadilan.

4.      Pemisahan Kekuasaan

kekuasaan dapat menjurus ke penyalahgunaan kekuasaan.
 Pemisahan kekuasaan dan suatu sistem. 
checks and balances menjamin tidak terjadinya konsentrasi kekuasaan dalam negara demokratis.
Secara tradisional: pemisahan 
    eksekutif, legislatif, dan yudikatif. 
    Paling penting: Kemandirian sistem 
    yudikasi sangatlah penting.

5.      Parlemen

Parlemen adalah kesatuan suara rakyat. Ia memiliki fungsi membentuk pendapat dan membuat keputusan. Parlemen mensahkan undang-undang, 
menyetujui anggaran, menyelidiki skandal politik pemerintah mendiskusikan masalah-masalah yang muncul, dll.
Wakil-wakil rakyat yang terpilih bertanggungjawab kepada para pemilihnya tetapi mengambil keputusan berdasarkan suara hati.

6.      Pemerintahan dan Oposisi

Tidak ada negara yang dapat bertahan tanpa suatu pemerintah dan administrasi terkait yang mengimplementasikan hukum.
Oposisi mengkritisi pemerintah mayoritas, mengawasi semua yang 
dilakukannya, dan mencoba mempresentasikan berbagai alternatif yang lebih baik bagi pemilih. 

7.      Pluralisme dan Kompetisi Partai

Pluralisme – keanekaragaman dalam nilai, persepsi, keinginan, tujuan – adalah suatu konsekuensi logis dari adanya hak-hak sipil dan masyarakat yang terbuka. 
Demokrasi hidup dari pluralisme dan adalah bentuk yang cocok  untuk menghadapinya. Partai politik menyatukan dan   mengorganisasikan pendapat dan kepentingan. Mereka berkompetisi satu sama lain dan mencoba memenangkan suara mayoritas dan kekuasaan.

8.      Kebebasan Media 

Demokrasi ditopang oleh adanya ruang publik politis dimana setiap orang dapat mendapatkan informasi dan mengekspresikan pendapatnya dengan bebas. Tidak kalah pentingnya adalah keberadaan media 
yang bebas, mandiri, dan kritis. Media pada saat yang sama adalah suara dan organ kontrol rakyat.  Karena itulah sering juga disebut  sebagai „kekuatan keempat“ Ketersediaan Dan Keterbukaan Informasi .

9.      Organisasi Masyarakat Sipil yang kuat 

Masyarakat Sipil adalah jumlah seluruh inisiatif, serikat, asosiasi, organisasi, dan jaringan dimana orang secara sukarela masuk kedalamnya untuk mengejar kesejahteraan komunitas dan/atau kepentingan tertentu.
Asosiasi melobi politisi. Demokrasi hidup dari masyarakat  sipil yang kuat dan aktif.
 Asosiasi-Asosiasi dan Masyarakat Sipil yang kuat dan aktif 
Jika orang kecil dalam jumlah banyak di banyak tempat kecil melakukan hal-hal kecil, hal-hal besar akan dapat dicapai.

10. Budaya Politik yang Demokratis (1)

pe02097_









Demokrasi membutuhkan warga negara yang tahu mengenai isu-isu politik dan sistem politik, membangun pendapat mereka dan memiliki keinginan berpartisipasi untuk mengubah kondisi dan mengambil tanggungjawab
Demokrasi harus dipraktekkan dalam kehidupan sehari-hari. Tidak ada demokrasi tanpa demokrat!
Budaya Politik yang Demokratis (2)
Partai politik harus memiliki struktur internal yang demokratis. Tetapi demokrasi selayaknya dipraktekkan juga dalam bagian lain di masyarakat: 
 dalam asosiasi, keluarga,  sekolah, dan bahkan perusahaan.

11. Desentralisasi Pemerintahan

Desentralisasi berarti pembagian kekuasaan secara horizontal. Rakyat dapat menentukan sendiri pemerintah lokal mereka. Rakyat mendapatkan akses yang lebih mudah terhadap proses pengambilan keputusan politis dan oleh karena itu dapat mengkomunikasikan kebutuhannya serta kebudayaan lokal dan keunikan mereka dihargai.

Robert Dahl mengajukan 7 Indikator bagi Demokrasi empirik (Procedural  Democracy) 
1. Control over government decisions about policy is constitutional vested in elected officials
2. Elected officials are chosen and peacefully removed in relatively frequent, fair and free elecltions in which coercion is quite limited.
3.  Practically all adults have the right to vote in these elections
4.  Most adults have the right to run for public offices for which candidates run in these elections
5.  Citizens have an effectively enforced right to freedom of expression, particularly political expression, including critism of the officials, the conduct of the government, the prevailing political, economic, and social system, and the dominant ideology
6.  They also have acces to alternative sources of information that are not monopolized by the government or any other single group
7.  Finally they have and effectifely enforced right to form and join automonous associations, including political associations, such as political parties and interest groups, that attempt to influence the government by competing in elections and by other peaceful means.

Prasyarat apakah sebuah POLITICAL ORDER merupakan sistem yang demokratis ? Menurut Afan Gaffar (2000) :  

1. AKUNTABILITAS : Pejabat harus dapat mempertanggungjawabkan kebijaksanaan yang telah ditempuhnya
    2. ROTASI KEKUASAAN : Peluang harus ada, teratur dan damai
    3. REKRUITMEN POLITIK YANG TERBUKA : Ada peluang yang sama
    4.  PEMILU : Teratur,  bebas, jujur dan adil
5. HAK-HAK DASAR DAPAT DINIKMATI
            freedom of expression
            freedom of assembly
            freedom of the press
Demokrasi memiliki sifat menguntungkan dari pada sekedar pemerintahan negara. Demokrasi :
…memberikan kontribusi 

   terhadap perdamaian,

Sekian pengertian dari apa itu demokrasi,kurang lebihnya saya minta maaf jika apabila dalam postingan saya terdapat banyak kesalahan tolong berikan kritik yang sifatnya membangun,agar untuk lebih baik kedepannya bagi saya





0 komentar:

Posting Komentar

 

Savira's Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea